Hobi touring dan berlibur ke wilayah pegunungan bisa jadi menantang, terutama saat harus berhenti dan mulai mendaki. Tidak sedikit orang-orang yang melakukan touring ke area pegunungan yang sejuk dengan pemandangan indah. Tentu saja area pegunungan mempunyai karakter jalan yang menanjak dan menurun. Jika menemui jalur perjalanan yang melewati jalanan menurun yang cukup panjang, pengendara harus berkendara dengan lebih hati-hati.
Mengendarai sepeda motor di medan pegunungan bisa berbahaya, jadi penting untuk melakukan tindakan pencegahan keselamatan untuk mencegah kecelakaan. Sangat penting untuk mengundang pengendara berpengalaman untuk bergabung dalam perjalanan dan berdoa untuk tiba dengan selamat di tempat tujuan. Penting juga untuk mengenakan alat pelindung yang sesuai, seperti helm dan sarung tangan, untuk mencegah cedera jika terjadi kecelakaan. Selain itu, penting untuk merawat rem dan ban sepeda motor Honda agar tetap dalam kondisi baik. Dengan melakukan tindakan pencegahan keselamatan ini, pengendara dapat menikmati pemandangan indah dan pengalaman mendebarkan mengendarai sepeda motor di medan pegunungan sambil meminimalkan risiko kecelakaan. Selanjutnya adalah beberapa tips untuk stop & go ketika touring di tanjakan dan turunan area pegunungan :
Saat Berada di Tanjakan
Untuk berhenti dan memulai tanjakan, penting untuk mempertahankan kecepatan tetap dan menggunakan kopling dan gas secara bersamaan untuk mencegah sepeda motor Honda menjadi berhenti. Selain itu, sangat penting untuk mengambil jarak yang cukup saat memasuki jalan menanjak, agar akselerasi sepeda motor meningkat. Mengendarai sepeda motor kopling di tanjakan membutuhkan keterampilan dan latihan, terutama saat melepaskan kopling agar tidak menyentak. Menggunakan rem tangan juga dapat membantu dalam mempertahankan kendali di tanjakan yang curam. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempelajari dan mempraktikkan teknik ini sebelum memulai perjalanan di daerah pegunungan. Jika melewati turunan tajam sebaiknya tetap membuka gas sedikit jangan ditutup sampai habis
Saat Berada di Turunan
Demikian pula, berhenti dan mulai turun memerlukan teknik yang berbeda untuk menjaga kontrol dan mencegah kecelakaan. Sepeda motor tipe sport atau cub dapat memanfaatkan engine brake dengan memposisikan gigi 1 untuk membantu memperlambat laju sepeda motor. Penting juga untuk menggunakan rem tangan daripada rem kaki saat menghadapi kemacetan lalu lintas pada posisi menanjak. Mengendarai sepeda motor kopling di tanjakan membutuhkan keterampilan dan latihan, terutama saat melepaskan kopling agar sepeda tidak selip. Sangatlah penting untuk mempertahankan kecepatan yang stabil dan menggunakan kopling dan gas secara bersamaan untuk mencegah sepeda mendapatkan kecepatan yang berlebihan dan kehilangan kendali. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempelajari dan mempraktikkan teknik ini sebelum memulai perjalanan di daerah pegunungan.
Trik lainnya saat melewati turunan adalah dengan tetap membuka gas sedikit jangan ditutup sampai habis untuk menghindari roda menjadi free wheel atau “ngeblong” dan tahan setengah putaran gas, serta posisi tangan harus siap pada kedua tuas rem.
- Mempelajari terlebih dahulu rute yang akan dilewati, bisa dengan mencari informasi melalui sosial media atau internet agar lebih familiar dengan kondisi jalur yang akan dilalui.
- Pastikan kondisi rem sepeda motor prima, cek kondisi minyak rem agar volume dan kualitas minyak rem sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan tidak ditemukan kebocoran minyak rem. Perhatikan kondisi kampas rem, pastikan kampas rem dalam kondisi baik dan tidak habis.
- Menjaga kecepatan sangat dianjurkan atau hindari memutar gas dalam-dalam agar mudah untuk mengendalikan motor.
- Gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan saat melakukan pengereman, hindari melakukan pengereman secara mendadak dan keras ini akan membuat ban mudah slip.
- Pastikan posisi tubuh yang tepat saat melakukan pengereman, posisikan badan agak tegak, pandangan luas ke depan, lengan dan bahu kondisi rileks, genggaman tangan di stang motor cukup kuat juga rileks, gunakan jari tangan Anda untuk menarik tuas rem dengan kekuatan jari yang cukup (2 - 4 jari).
- Ketika kondisi jalan menurun yang panjang, hindari penggunaan rem secara terus-menerus dalam waktu yang lama, ini dapat membuat perangkat pengereman motor menjadi panas, yang menyebabkan kekuatan rem berkurang. Jika kekuatan rem dirasakan berkurang, sebaiknya berhenti sejenak agar kondisi suhu rem turun dan kekuatan rem bisa kuat kembali.
Beberapa hal di atas merupakan tips dan trik saat melakukan touring di area pegunungan. Tetap jaga keselamatan dan selalu #cari_aman di manapun BroSis berada ya!




